Minggu, 18 Desember 2011


Meningkatkan Pemberdayaan Muslimah

Puisi Penggugah Motivasi


FALLUJAH TIDAK MERINTIH

Dentuman bom membabi buta
Deru tank-tank sentak merentak
Bising pesawat memekak telinga
Muntahkan peluru sahut menyahut
Fallujah telah luluh lantak
Oleh nafsu serakah para biadab
Ulah manusia tiada nurani
Liar bak binatang buas kelaparan
Fallujah bersimbah darah dan air mata
Didera senjata tangan-tangan kotor
Bangsa terlaknat tak beradab
Tanpa malu berjoget diplatar derita
Tapi…..
Fallujah takkan merintih….
Kan terus meradang hinggga darah penghabisan
Fallujah merebakkan wewangi firdausi
Dari buncahan darah para syuhada

BANGUN…PERGI ….DAN BERGERAKLAH!!!!
Bila kaki enggan melangkah
Ingatlah pada panggilan dawah
Satu jalan menuju mardhatillaah
Pastikan gerak itu tak salah langkah
Wahai pejuang……Melangkahlah
Menuju masa depan penuh barakah
Bangun kembali peradaban nan megah
Biarkan intuisimu segar mekar merekah
Berangkatlah
Bawalah melodi staqafi penguat ruh
Sentuhkan ke relung kalbu nan pasrah
Hadirkan irama orkestra penggugah
Padukan simponi suci, suntingan lisan daiyah
Bergeraklah…….!!!!
Jangan ragukan gempita syahdu…. kalam ilahi
Alunkan senandung Qur’ani…..penggugah jiwa rabbani
Nyanyikan gelora mahabbah…..penggugah cinta sejati
Bahanakan derap perjuangan …..penggugah jihad fi sabili
ALLAHU AKBAR….ALLAHU AKBAR….ALLAHU AKBAR
PERGI…….BERANGKAT………….DAN BERGERAKLAH
Jangan pernah berhenti…karna diam tak boleh terjadi
Demi estafeta perjuangan dawah ini…..kita harus berdiri
Demi kokohnya amanah rabbani……..kita harus pergi
Demi tegaknya dien di muka bumi… ..kita bahkan harus berlari
Demi jannah yang telah menanti…… kita semua harus bangkit

                                          
OH……..NAD
( fenomena alam adalah pelajaran berharga, Nangroe Aceh Darusalam)

Guncang sekejap, menghentak…mengejutkan
Enyahkan segala kemegahan yang pernah menjulang
Meski masih menyisakan rumah-rumah suci simbul imani
Yang lain…merata, menyatu….membumi
Pongahpun, hilang……lebur merayap
Angkuhpun luluh lantak ….melata

Bersimpuh, tunduk merunduk…tanpa kata
Adalah ungkapan pilu lantaran tak lagi bernyali
Memohon ampun tak terperi dari sang Pemberi
Inginkan perlindungan penuh sejadi-jadi
Harapkan rengkuhan erat yang melegakan
Janganlah nestapa terus berlarut dan menjadi-jadi
Sandang pangan bergulung bersama gelombang
Harta benda terhampar meluncur ditelan samudra
Sanak saudara turut pergi tak tentu ladang rimbanya
Nyawa pada hari itu masihkah ada harganya?
Nafas pada hari itu, masih bisakah diperpanjang?
Bolehkah berharap syahid bila esok tak lagi datang?
Inilah bahasa takdir, kehendak Sang Empu bumi
Dan ketika daya dan kekuatan tak lagi berarti
Hanya tengadah wajah dan satukan jemari
Pada Yang Pengasih sang pemberi belas kasih
Berilah tabah bersama rintihan suratan nasib
Berilah pasrah bersama helaan duka bertindih


BERKELIT
Khauf ra’jaku mengejar cintaMu, ya…Allah
Tak segempita pemberianMu ………padaku
Kau limpahi aku dengan berjuta kemudahan
Kau ilmui aku dengan selangit pengetahuan
Kau fahamkan aku dengan berlapis kebenaran
Kau sejahterakan aku dengan berrangkai kenikmatan
Namun tak jua aku berlari menuju haribaanMu
Malah melangkah dengan gontai seakan tiada daya
Dan berkelit aku dengan alasan tiada waktu
Seruan tuk mendekatMu terhenti di telinga dan terhela
Tilawahku tersendat bercecer-cecer
Oleh alasan kerja yang menyibukkan
Sempurnakan tartil dan hikmat terasa penat
Wirid pagi petangku bagai lampu pijar
Tiada asa tiada rasa, hambar tak hadir ke jiwa
Shaum sunnahku masih berhenti sebatas keinginan
Infaq sedekahku terbata-bata bagai tanpa keikhlasan
Jangankan jihad, sedikit amal menuntut banyak pahala
Mengapa “berkelit” terus mengungkung memburu
Bukankah neraka jahanam itu sungguh mengerikan
Bukankah Surga firdaus nan indah itu jadi dambaan
Bukankah berjumpa denganNya tlah jadi impian
…………………………………………………..
Hampiri Dia, dapatkan curahan cintaNYa….
Sujud padaNya, agungkan asma-asmaNYa
Genapkan dikalbu, rapatkan dalam jiwa.
Rasakan keteduhan berada dekat denganNya

Kamis, 08 Desember 2011

WorD LovE


KATA – KATA BIJAK tentang CINTA

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi
Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”


Jumat, 07 Oktober 2011

poet


“Puisiku”
“ Kehadiran”
Seseorang hadir dalam kehidupan kita karena  suatu alasan
Tekadang mereka hadir untuk menawarkan kebahagiaan dan kadang kala juga menawarkan kesedihan bahkan kekecewaan
Ada yang  hanya sesaat
Tapi percayalah…
Akan ada yang  yang setia  setiap saat
Mereka datang silih berganti meninggalkan kasih yang tekadang perih
Namun
Percayalah…                                                                                  
Akan ada seseorang  yang datang dan menetap sepanjang masa dalam kehidupan ini
Allah  sengaja membiarkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah
sebelum akhirnya  kita dipertemukan  dengan orang yang tepat
Agar kita tetap bisa mensyukuri ni’matNYA



“Bila harus Pergi”
Datang dan pergi itu adalah bukan rencana kita
Biarlah ALLAh yang mengaturnya
Sejauh mana jarak telah memisahkan
Bukan kesedihan yang selalu kita harapkan
Namun jika itu yang harus kita jalani
Tegar dan yakinlah…
Rencana ALLAH adalah selalu yang terbaik
Sejauh mana kita selalu dipisahkan oleh jurang semu
Jangan pernah berpikir apa yang tidak pernah ALLAH pikirkan untuk kita
Tapi berpikirlah
ALLAh selalu mendengarkan segalah resah gunda gulana
Karena sesungguhnya ALLAh selalu memberi yang terbaik untuk kita
Amin…